Strategi media sosial mana yang benar-benar bekerja? Apakah ada cara praktis yang bisa membantu marketing produk di media sosial menjadi lebih optimal dan efisien? Apa yang para ahli marketing lain lakukan untuk meningkatkan kinerja media sosial mereka?

Kami telah menginterview beberapa penggiat marketing guna menemukan jawaban paling tepat untuk pertanyaan di atas. Mencoba memproses semua jawaban dari responden dan menyimpulkan beberapa jawaban yang paling tepat.

hashtag untuk bisnis

Berikut ini adalah 6 tips praktis agar kamu bisa menggunakan media sosial kamu untuk marketing secara optimal dan efisien.

  1. Gunakan Hashtag

“67% responden mengatakan bahwa hashtag sangat penting di dunia marketing media sosial.”

Hashtag tidak hanya membantu kamu untuk menemukan orang baru, tapi hashtag juga bisa membantu orang baru untuk menemukan KAMU!

  • Beberapa tips dalam menggunakan hashtag untuk marketing:
  • Cari hashtag yang cocok dengan niche yang kamu gunakan di produk kamu.
  • Cari hashtag paling trending untuk niche yang kamu pilih.
  • Coba cari hal yang paling sering diobrolkan tentang produk atau niche-mu
  • Buatlah hashtag untuk lebih mengoptimalkan kontes, promosi, atau kampanye marketing.
  1. Jadwalkan Posting-an Kamu Seminggu Lebih Awal

41% responden mengatakan bahwa mereka menjadwalkan bahan untuk di-post di media sosial untuk beberapa hari ke depan, sementara 65% lainnya mengatakan mereka menjadwalkan setidaknya sehari sebelum mereka posting.

Menjadwalkan bahan posting akan memberikan kamu kenyamanan dalam mengatur alur media sosial. Konsistensi adalah kunci dari marketing media sosial yang sukses, dan membuat jadwal adalah cara paling baik untuk bisa tetap konsisten.

posting medsos terjadwal

  1. Gunakan Gambar

“Gambar adalah salah satu alat terbaik untuk meningkatkan interaksi di media sosial.”

Responden melaporkan bahwa gambar menjadi elemen paling krusial pertama dalam marketing media sosial mereka; 82% dari penggiat marketing mengatakan gambar sangat penting untuk promosi produk.

Perhatikan hasil analisis media sosial kamu untuk menemukan gambar mana yang paling cocok untuk konsumen produk kamu. Apakah yang bersifat humor? Motivasional? Inspirasional? atau yang informatif seperti infografis. Pastikan untuk mem-posting gambar seperti ini untuk meningkatkan interaksi.

  1. 1-3 Post Setiap Hari

70% penggiat marketing mengatakan bahwa mereka setidaknya mem-posting 1 kali dalam satu hari, 19% lainnya mengatakan untuk melakukannya 3 kali sehari. Untuk kamu yang dalam tahap membangun brand dan mencoba untuk memperkenalkan merk kamu lebih luas, disarankan untuk mem-posting sebanyak 3x sehari.

Tekniknya adalah untuk menemukan frekuensi paling tepat, tidak terlalu banyak atau terlalu sedikit. Coba dengan jumlah berbeda setiap hari. Kamu juga akan menemukan tiap jam berapa posting-an kamu akan mendapatkan respon yang lebih baik. Pastikan kamu mem-posting di waktu yang paling tinggi interaksinya.

aktif di beberapa medsos

  1. Aktif di Beberapa Platform Sosial Media

Merujuk kepada survey, kebanyakan dari para marketeer (84%) aktif di paling sedikit 3 jaringan sosial, sementara 61% lainnya aktif sampai 4 jaringan. Artinya, jika kamu ingin selalu bisa kompetitif dengan saingan-saingan produk-mu, kamu harus menambahkan beberapa jaringan di jalur marketing kamu.

“Facebook dan Twitter selalu menjadi ide yang baik bagi para pelaku bisnis.”

  • Untuk menemukan platform mana yang harus kamu gunakan, pikirkan beberapa hal ini:
  • Apa kamu menargetkan orang-orang profesional dan berpendidikan? Coba LinkedIn.
  • Apa bisnis kamu di bidang fashion, memasak, atau desain interior? Coba Pinterest.
  • Apa kamu bergelut di bidang teknologi? Google+ adalah platform yang harus kamu pilih.

Banyak hal lain yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kinerja marketing kamu di sosial media. Untuk kamu yang merasa lelah dan butuh sedikit melarikan diri dari pekerjaan, kamu bisa kunjungi https://www.mahaku.org untuk mendapatkan pengalaman seru bersama member-member lain bermain dalam permainan mendebarkan yang belum pernah kamu rasakan sebelumnya.